Rabu, 08 April 2009

Memergoki Seseorang Yang Sedang Berbohong

Seseorang berbohong karena berbagai macam keadaan dan alasan, untuk menjaga nama baik atau mengesankan orang lain. Kadang seseorang yang berbohong tidak melihat situasi dan kondisi kepada hal yang akan ia bicarakan, terkadang ia hanya mengarang begitu saja. Memergoki seseorang yang sedang berbohong adalah memalukan dan dapat menghancurkan hubungan seseorang.

Apa yang akan anda lakukan jika anda memergoki seseorang yang berbohong? Ini tergantung dari jenis dia berbohong. Bila ia hanya berbohong mengenai masalah yang sepela, maka ini tak masalah dan biasanya andapun tak mau membahasnya agar ia tak merasa malu karenanya. Tapi, bila ada seseorang yang berbohong untuk memanfaatkan keadaan, maka anda perlu membeberkannya dengan menjelaskan yang sebenarnya. Sebagai ganti untuk memberi mereka alasan, maka anda harus berkata “fakta yang saya punya berbeda dengan anda”, atau “saya tidak setuju dengan anda”.

Berbicara Mengenai Uang

Cara terbaik agar kita kehilangan teman adalah dengan cara meminjami mereka uang atau masalah-masalah lainnya yang menyangkut uang. Salah seorang klien saya telah terlibat masalah dengan seseorang hanya dalam waktu 3 bulan ketika dia ingin meminjam uang kepadanya beberapa ribu pounds untuk membayar tunggakan rumah ayahnya. Klien saya berkata, “emang saya ini kelihatan seperti penyandang dana kota?” dia sangatlah tersinggung karena pertanyaannya tentang uangnya itu yang kemudian dia tak pernah lagi keluar bersama temannya itu. Klien saya benar untuk tak meminjaminya uang sama sekali karena setelah itu temannya berprofesi sebagai gigolo dan kemudian tak ada lagi kabar tentangya.

Dalam menghargai arti sebuah persahabatan, anda mungkin akan menemukan seseorang teman yang tak akan berpenilaian sama dengan anda. Jika seseorang telah meminjam pada anda uang dalam waktu yang relative lama, maka andapun harus jujur padanya. Contohnya dengan berkata: “enam bulan lalu kau meminjam uang 100.000 padaku dan saat ini aku membutuhkannya. Kapan saya bisa mendapatkannya lagi?” anda tak perlu sungkan menegurnya, anda haruslah tegas.

Jika mereka tak menunjukkan respon yang baik, maka anda harus mendekatinya dengan berkata bahwa persahabatannya dalam resiko karena anda telah mempercayainya tetapi teman anda tersebut justru tak menjaganya baik-baik. Sekali lagi, kejujuran dan ketegasan adalah satu-satunya cara untuk mendekati orang-orang seperti itu.

Berbicara Mengenai Penyakit

Anda pasti tak ingin rahasia kesehatan anda tersebar diseluruh kota. Suatu hari ketika saya berada di sebuah restoran dimana ada dua orang wanita sedang duduk disamping meja saya sedang mencoba saling mengakahkan tentang siapa yang paling sakit diantara keduanya. Saya merasa ingin pindah tempat, saya tak ingin mendengar apapun dari mereka.

Beberapa orang akan membicarakan masalah-masalah mereka kepada orang yang dengan senang hati mendengarkan. Mereka melakukan itu agar dikasihani, atau mungkin hanya karna tak ingin kehabisan pembicaraan.

Jika anda sakit, maka bedakan kepada siapa anda berbagi penyakit anda, karna ini akan kembali kepada anda sendiri. contohnya, bila anda katakana pada teman anda kalua anda memiliki penyakit herpes, maka anda harus yakin bahwa teman anda tak akan membocorkan hal ini kepada orang lain. Tak setiap orang dapat menjaga rahasia, khususnya bila sebuah hubungan, kesehatan ataupun keuangan yang dibicarakan.

Percakapan Yang Tidak Perlu

Apa yang akan anda lakukan bila ada seseorang yang bercerita mengenai hal-hal yang membuat anda menjadi tidak nyaman? Anda haruslah tegas dan bijak menghadapi orang seperti ini, bahkan memotong percakapannya ditengah pembicaraan. Anda pun dapat menggunakan beberapa ungkapan, seperti: “kalau anda tak keberatan, saya tak mau membicarakan hal itu” atau “saya tak mau mendengar hal itu…”

Saya mempunyai Lhasa Apso kecil yang sangat saya sayangi dan selalu saya ajak perdi kemanapun saya pergi. Yang mengherankan, tiap kali saya keluar bersamanya, maka setidaknya ada satu orang yang tak sensitive yang menceritakan kepadaku tentang anjing yang mati. Mereka memulainya dengan bercerita padaku bagaimana mereka memiliki seekor anjing kecil. Saya kemudian memotong pembicaraannya dan berkata, “bila yang akan anda ceritakan adalah cerita sedih atau cerita negative, maka saya tak mau mendengarnya”. Saya tak tahan mendengar cerita orang-orang tentang bagaimana anjing mereka terkena infeksi di otaknya dan kemudian mati, atau bagaimana anjing mereka tertabrak mobil dan kemudian mereka menemukan tubuhnya yang telah terkoyak-koyak dikemudian hari. Saya tidak suka mendengarnya, dan bila saya tahu ada seseorang yang mulai mendekati, saya akan langsung memotong pembicaraan itu.

Terkadang ketika anda beritahu seseorang kalau anda tidak mau membicarakan hal-hal yang sensitive, mereka taka akan memperdulikan anda dan melanjutkan pembicaraannya begitu saja. Ini adalah saat-saat dimana anda harus menambil nafas dalam-dalam, menahannya, mengendurkan otot abdominal anda dan berkata dengan tegas: “saya tidak ingin membahasnya. Tolong hormati saya seperti saya menghormati anda”.

Kadang orang-orang membicarakan topic yang sebenarnya tidak baik untuk dibicarakan dengan anda, seperti kehidupan sex-nya atau mantan kekasihnya. Kalau anda tak terbiasa mendengarnya maka anda akan merasa sangat tidak nyaman. Anda harus memberi tahunya kalau hal itu seharusnya tak dibicarakan dengan anda, mungkin dengan orang lain atau seorang yang ahli.

Menjadi Pembawa Kabar Baik

Ketika anda menjadi pembawa kabar buruk, entah itu berbicara mengenai penyakit atau kematian atau mengingatkan seseorang kalau dia berhutang pada anda, dan lain-lain. Maka anda harus ikuti beberapa tips: berbuat baiklah pada orang lain sebagaimana anda ingin meraka berbuat baik pula pada anda. Jika merekalah yang membawa kabar buruk untuk anda, maka bagaimana anda mau mereka memperlakukan anda? Anda takkan mau mereka berkata pada anda, “ibumu mati!”, “anjingmu baru saja terbunuh”, atau “persahabatan kita sudah berakhir”. Si pembawa kabar tersebut tak bisa disalahkan atau tak bijaksana dan anda pun harus sensitif.

Cepat atau lambat kebanyakan dari kita pasti akan berada pada posisi yang tak menyenangkan karena harus mengatakan sesuatu yang dapat melukai mereka. Anda mungkin pernah merasakan terlukai oleh ucapan ataupun perbuatan, atau seseorang mungkin mulai menangis atau menjadi histeris. Jika anda ingin segera bisa mengendalikan diri, maka anda harus mampu menghadapi konsekwensi emosional. Dan jika anda memperhatikan stabilitas emosional orang lain, maka anda memerlukan seorang penasehat profesional

Jika anda menjadi seorang pembawa kabar buruk untuk seseorang, baik secara pribadi ataupun professional, maka anda haruslah selalu bersikap sensitif. Ketika saya mengerjakan tesis saya di bidang genetika medis, saya melihat pasien-pasien yang menderita kelainan bentuk tubuh yang parah sejak lahir. Saya perhatikan banyak dari staff medis yang tak sensitif akan hal itu, dingin dan bersikap menjauh. Ini adalah suatu mekanisme pertahanan untuk mengungkapkan kabar yang tak baik bagi orang tua yang anaknya menderita cacat pembawaan sejak lahir.

Bagaimanapun juga, Dr. Robert J. Gorlin, seorang ahli genetik terkenal di dunia dan seorang master di bidang cranio-facial abnormalities, adalah lambang dari cinta, perhatian dan sensitifitas. Dia adalah seorang yang memperlihatkan belas kasihan dan keramahan, dan seorang yang tidak takut untuk mengekspresikan dirinya secara fisik dengan memeluk dan mencium seorang anak yang baru saja terlahir dengan cacat wajah.